Kamis, 17 Oktober 2013

Deru Debu Dua Minggu



Tembagapura,10/10/13 - Setelah selama dua minggu Tembagapura berdebu, Kamis sore lalu akhirnya hujan deras mengguyur dataran tinggi itu. Sekitar pukul 3 sore waktu Indonesia timur, gemuruh air turun dari langit membasahi tanah.



Warga sempat terganggu dengan absennya hujan beberapa pekan lalu. Debu putih tebal yang timbul bila kendaraan bermotor lewat, menyebabkan jarak pandang jadi terbatas. Pun penyakit-penyakit yang bermunculan seperti batuk dan iritasi mata menyusul minimnya debit air di sungai kota.



Kondisi ini sempat meresahkan penduduk setempat walaupun pasokan air di rumah-rumah dan barak tidak sampai terganggu. Deklay Nainggolan, salah satu penghuni rumah sharing Amole mengatakan pada Suara HMM bahwa dirinya sempat menampung air di botol-botol air mineral, galon dan ember-ember,"untuk jaga-jaga bila memang terjadi pembatasan penggunaan air di rumah". Guru sekolah nasional ini mengaku melakukannya sebagai antisipasi pemenuhan kebutuhan hal-hal yang sangat mendasar di kamar kecil.



Kondisi ini rupanya juga terjadi di Kuala Kencana. Minus debu, curah hujan di kawasan kerja lowland Freeport Indonesia ini pun jarang terjadi dalam kurun waktu dua minggu terakhir. Hujan baru turun deras pada Kamis dan Jumat (10 dan 11 Oktober 2013) sore hingga malam hari.



Akhirnya, debu telah berlalu dan semua berseru "Alhamdulillaaaah!" (B!)

1 komentar: