Sabtu, 12 Oktober 2013

Peran Pemuda dalam Dakwah di Tembagapura

Tembagapura, Papua  – Ikatan Remaja Masjid PT Freeport Indonesia (IRMAFI) begitulah sebutan organisasi dakwah ini.  Di bawah naungan Himpunan Masyarakat Muslim (HMM) Tembagapura, Papua,  mereka bergerak menyeru dan mengajak kepada Al Haq.  IRMAFI merupakan sarana dakwah bagi karyawan karyawati  PTFI yang berjiwa muda. Itulah uniknya, “remaja” hanyalah sebuah kata yang bermakna tak sebatas fisik, umur, maupun kriteria biologis lainnya, tapi lebih kepada ghirah. Asalkan mempunyai semangat layaknya pemuda maka siapapun dapat turut berhimpun dalam barisan.  Tentunya dalam semangat kebersamaan karena ikatan aqidah, pemikiran, ukhuwah, organisasi, serta janji.

Para jundi IRMAFI rela mengurangi waktu istirahatnya di akhir pekan, bahkan hari-hari sepulang kerja. Menghadiri syuro  untuk membahas program kerja atau masalah tertentu, menghadiri kajian yang bagi kebanyakan orang begitu menjenuhkan, serta terus mengingatkan dan mengajak karyawan lain untuk turut bergabung.  “Intinya ya ibadah, amar makruf nahi munkar, ditunjuk jadi pejabat sama ummat” ujar Sekretaris Umum IRMAFI, Anggun Faridza.
Pemuda asal Payakumbuh ini memaparkan bahwa IRMAFI yang diketuai oleh Jhoni Primadian, memiliki beberapa bidang diantaranya, Pembinaan (Al Kahfi dan Azzahra), Seni dan Olahraga, Dakwah dan Keumatan, Komunikasi dan Publikasi, serta Kewirausahaan.  Masing-masing bidang memiliki program kerja unggulan, baik yang sifatnya internal maupun eksternal, menguatkan yang sudah bergabung dan mengajak yang belum aktif.

Anggun juga mengungkapkan bahwa pada 9-17 November 2013, Bidang Dakwah dan Keumatan IRMAFI akan mengadakan acara dalam rangka menyambut Tahun Baru Hijriyah.  Acara yang bertajuk “Transformasi” ini dimotori oleh Anggun sendiri dibantu oleh Ibnu Febritirtana .  “Ada Tabligh akbar, bedah buku, dan bazaar”, ungkap karyawan divisi Supply Change Management  PTFI ini. [phie]

1 komentar:

  1. kl kang febri dia ikutan irmafi jg ga min? dia pegang apa ya min? kl azzahra sekarang yg pegang siapa min? msh neng sofia bukan?

    BalasHapus